Kondisi PM Israel Benjamin Netanyahu Usai Operasi Hernia

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berada dalam kondisi kesehatan yang “sangat baik” setelah menjalani operasi untuk mengobati hernia, menurut pernyataan yang dirilis hari Minggu (31/03/2024) oleh Rumah Sakit Hadassah Ein Kerem di Yerusalem.

Menurut kantor PM Israel, operasi Netanyahu sukses. Saat ini, Netanyahu baik-baik saja dan mulai pulih. Dilansir dari Detiknews pada Hari Senin (01/04/2024).

Netanyahu sudah “bangun, dia sedang berbicara dengan keluarganya, dan situasinya sempurna,” menurut direktur bedah umum rumah sakit Alon Pikarsky, yang membuat pengumuman melalui video di pagi hari. Perawatannya “berakhir dengan sukses”.

Selama pemeriksaan rutin pada hari Sabtu (30/03/2024), Netanyahu yang berumur 74 tahun, ditemukan menderita hernia. Menurut kantornya, dia dibius untuk operasi tersebut.

Setelah serangan tanggal 7 Oktober, Israel berperang dengan Hamas di Gaza, dan operasi tersebut membuat pemimpin negara tersebut untuk sementara tidak dapat memimpin negara tersebut. Yariv Levin, wakil perdana menteri dan menteri kehakiman Israel, menggantikan Netanyahu ketika dia sakit.

Menjelang operasi, pada hari Minggu di Yerusalem, Netanyahu memberikan konferensi pers, menyatakan optimisme mengenai hasilnya dan niatnya untuk kembali bekerja “dengan sangat cepat.”

“Saya yakinkan Anda bahwa saya akan berhasil melewati perawatan ini dan kembali beraksi dengan sangat cepat,” ucap Netanyahu, dikutip dari CNNWorld pada Hari Senin (01/04/2024).

Laporan di media CNN menyebutkan, operasi tersebut terjadi di tengah perundingan yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas di Kairo.

Perundingan untuk menjamin pembebasan sisa sandera Israel yang ditahan oleh kelompok militan tersebut dengan imbalan gencatan senjata dalam konflik yang telah menewaskan lebih dari 32.000 warga Gaza itu menemui jalan buntu pekan lalu.

Sejak kembali menjabat sebagai perdana menteri pada akhir tahun 2022, Netanyahu telah menjalani dua operasi. Pemimpin Israel mengalami masalah kesehatan pada musim panas lalu dan memasang alat pacu jantung untuk mengobati penyumbatan jantung sementara. Netanyahu sebelumnya menderita hernia pada tahun 2013 yang juga memerlukan operasi.

Hernia adalah benjolan atau tonjolan yang biasanya berkembang di daerah selangkangan atau perut. Organ tersebut menekan otot atau jaringan pendukungnya sehingga mengakibatkan penyakit ini.

Tergantung pada aktivitas yang dilakukan pasien, hernia dapat terjadi. Hernia menimbulkan rasa sakit atau tidak nyaman. 

Selain itu, kondisi ini dapat terjadi jika jaringan lemak atau organ tertekan melalui titik lemah pada fasia, yaitu jaringan ikat yang mengelilingi otot. Salah satu cara untuk mengobati hernia agar sembuh yaitu dengan prosedur operasi sebagaimana yang dijalankan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts